Mari pesan kecoa di Solaria

Ini benar-benar gila! Restoran yang tampak mentereng dan megah seperti Solaria ternyata punya borok yang sungguh memalukan. Mulai dari pelayan yang tidak ramah, waktu tunggu yang lama, dan yang paling kejam adalah bonus-bonus unik terselip di makanan mulai dari serangga seperti kecoa dan lalat sampai sisa potongan kuku. Saya jadi ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi di dapur mereka. Kalau gak percaya silahkan lihat di forum detik “Solaria .. suck of Food!”, komplit bersama foto-foto yang bisa bikin mual.

Saya sendiri cuma sekali ke Solaria, itupun karena pengin nyoba aja. Alasan saya gak mau datang lagi bukan karena nemu kecoa, tapi karena rasio harga dan rasa benar-benar tidak berbanding lurus. Dan dengan menyebarnya cerita seram ini saya rasa tak lama lagi Solaria akan tamat riwayatnya. Kalau ini benar-benar terjadi maka kita akan menyaksikan sebuah kekuatan internet yang mampu membuat informasi begitu cepat dan mudah tersebar tanpa ada yang bisa membendungnya. Para pelaku bisnis tidak lagi dapat seenaknya memperlakukan customer mereka dengan semena-mena, segala sesuatunya akan tersebar dengan begitu cepat dan nasib mereka dapat berbalik 180 derajat hanya dalam waktu singkat.

Bagaimana kalo seandainya ini terjadi di Jepang? Berita terakhir ada beberapa kasus yang membuat geger masyarakat Jepang. Ada kasus kroket daging dari perusahaan di Hokaido yang mengklaim bahwa kroket mereka murni daging sapi tapi ternyata mengandung campuran babi dan sapi. Dan yang paling heboh adalah kasus perusahaan Fujiya yang menggunakan bahan-bahan yang sudah kadaluwarsa untuk permen dan penganan yang mereka produksi. Semua pabrik ini langsung ditutup dan dilakukan inspeksi khusus oleh pemerintah sebelum bisa beroperasi lagi, sebelum itu direktur utama mereka meminta maaf kepada masyarakat melalui siaran televisi secara nasional.

Apa yang akan terjadi dengan Solaria?

Tags: